Ambros juga mendorong agar Bulan Bahasa dijadikan agenda tahunan sekolah sehingga kegiatan tersebut dapat terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kemampuan berbahasa siswa.
“Harapan saya, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun. Dengan begitu, siswa memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan literasi, dan berani menunjukkan potensi yang mereka miliki,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ambros menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta kepada pihak sekolah serta bantuan terpal untuk mendukung kebutuhan kegiatan sekolah. Ia juga menyatakan kesediaannya membantu penyediaan semen untuk perbaikan pagar sekolah.
“Dukungan terhadap pendidikan harus diwujudkan melalui tindakan nyata sesuai kebutuhan sekolah. Kita juga perlu membangun semangat gotong royong dan tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah,” ungkapnya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan anggota DPRD Kabupaten Ende, Megi Sigasare. Ia mengajak para siswa memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan memperkuat kecintaan terhadap Bahasa Indonesia dan menggunakannya secara baik dan benar.













