Oleh karena itu, kata Ansy, apa yang menjadi visi dan idealisme Marianus Sae mesti dilanjutkan saat ini.
“Idealisme kaka Marianus, yang kemarin terhenti, masyarakat NTT tahulah. Kasus itu masyarakat NTT catat betul. Mengerti betul soal itu. Kemarin kaka Marianus pesan ke saya bahwa apa yang merupakan mimpi-mimpi beliau harus dilanjutkan
oleh adik Ansy,” kata Ansy.
Marianus, lanjut Ansy, berpesan banyak hal, yang merupakan mimpinya yang tidak terwujud, diantaranya terkait pembangunan infrastruktur untuk rakyat. Infrastruktur adalah urat nadi perekonomian rakyat.
Selain itu, mesti memberi perhatian dan kepedulian dan hati kepada kelompok miskin. Yang dimaksud kelompok miskin adalah para petani, peternak dan nelayan.
“Siapa kelompok miskin. Para petani, peternak dan nelayan. Pak Marianus dulu bicara membangun NTT dari desa. Ansy Lema katakan petani, peternak dan nelayan itu ada di desa-desa dan kampung-kampung terpencil. Dan itu sudah saya lakukan sejak jadi anggota DPR,” kata Ansy.
Berikutnya, sambung Ansy, Marianus mengatakan manusia NTT harus dibangun. Dalam hal ini terkait kualitas kesehatan dan pendidikan. Akses terhadap pelayanan kesehatan dan pendidikan harus jadi perhatian. Ada juga aspek lain yang harus diperhatikan adalah pariwisata.











