Dihadapan masyarakat, Elias Djo menyampaikan niatnya untuk kembali maju sebagai calon bupati di pilkada Nagekeo pada tanggal 27 November 2024 mendatang dengan bahasa daerah Mbay.
“Aku nu maju Bupati Nagekeo won (saya mau maju bupati juga, red-),” kata Elias Djo disambut dengan tepukan tangan dan teriakan gas dari masyarakat.
Elias menginginkan masyarakat Nagekeo harus mandiri, inovatif dan kreatif sehingga dari segi ekonomi tidak tergantung dengan dana yang diberikan pemerintah pusat.
Ngobrol dengan Elias Djo selalu diselingi canda tawa, sehingga orang yang berada di dekatnya tidak merasa canggung. Merakyat dan bersahabat dengan semua orang menjadi ciri khas tersendiri dari Elias Djo.
“Mereka merangkul semua orang. Bersahabat dengan semua kalangan. Semua ada di diri Bapak Elias Djo dan Marselinus Siku,” ungkap salah satu warga bernama Atep Suhandi.
Begitu pula dengan sosok seorang calon wakil bupati Nagekeo Marselinus Siku. Sederhana dan merakyat itulah kata yang tepat untuk menggambar sosok calon wakil bupati Nagekeo. Ia selalu berpikir positif dan sangat peduli terhadap warganya.











