Selain itu, Dominikus menekankan pentingnya transformasi organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Penguatan media sosial, pembangunan basis data anggota, serta penggunaan data dalam penyusunan program dinilai menjadi langkah penting agar organisasi semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kekuatan utama Partai Golkar tetap berada pada kualitas kader.
“Tidak ada mesin politik yang lebih kuat daripada kader yang bekerja dengan hati, menjaga integritas, disiplin organisasi, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran pengurus hingga tingkat desa dan kelurahan untuk terus memperkuat kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan agar Partai Golkar tetap relevan menghadapi perubahan zaman.
Selain kaderisasi, Dominikus menekankan pentingnya komunikasi internal yang sehat agar seluruh pengurus bergerak bersama tanpa meninggalkan wilayah maupun kader di tingkat bawah.
Menurutnya, perbedaan pendapat dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun setelah keputusan diambil seluruh kader wajib bersatu melaksanakan keputusan tersebut.













