Scroll untuk baca artikel
ads

Fraksi Golkar DPRD Ende Tegaskan Kenaikan PAD Harus Berbasis Reformasi Tata Kelola, Bukan Target Administratif

×

Fraksi Golkar DPRD Ende Tegaskan Kenaikan PAD Harus Berbasis Reformasi Tata Kelola, Bukan Target Administratif

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20251227 WA0005 1
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Ende, Maria Margaretha Sigasare.

Dalam hal ini, Fraksi Golkar mendukung rekomendasi Badan Anggaran (Banggar) DPRD agar Pemerintah Daerah Kabupaten Ende kembali menganggarkan penerimaan dividen dari PT Bank NTT secara rasional dan realistis.

“Langkah ini penting sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar Megi.

Advertising
ads
Advertising

Selain PAD, Fraksi Golkar menyoroti masih dominannya belanja operasional, khususnya belanja pegawai, dalam RAPBD Tahun Anggaran 2025. Fraksi Golkar menegaskan perlunya pengendalian belanja pegawai secara konsisten dan berkelanjutan.

Penataan belanja pegawai, lanjut Megi, harus didasarkan pada data kepegawaian yang akurat dan kebutuhan riil organisasi agar ruang fiskal daerah dapat diarahkan lebih besar pada belanja pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

Baca Juga :   Fraksi Golkar DPRD Ende Tolak Penetapan APBD 2026 Lewat Perkada: Dinilai Cacat Hukum dan Abaikan Mekanisme

Fraksi Golkar DPRD Ende juga menaruh perhatian serius terhadap Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa). Menurut Fraksi Golkar, Silpa tidak boleh terus berulang dan dianggap sebagai kondisi yang wajar.

Silpa harus menjadi indikator evaluasi terhadap kualitas perencanaan, penjadwalan, serta pelaksanaan anggaran daerah.