“Silpa Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp. 11,61 miliar harus dialokasikan kembali sebagai penerimaan pembiayaan Tahun Anggaran 2026 secara tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Fraksi Partai Golkar menegaskan perlunya penajaman prioritas belanja modal khususnya pada sektor infrastruktur dasar seperti jalan, jaringan, dan irigasi, yang memiliki dampak langsung terhadap konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Advertising
Advertising
“Oleh karena itu, Fraksi Golkar mendukung rekomendasi Badan Anggaran terkait penyesuaian alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) agar lebih proporsional dan tidak mengorbankan kebutuhan pembangunan strategis daerah,” pungkasnya.













