BORONG, RAKYATFLORES.COM-Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Manggarai Timur menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda.
Berdasarkan laporan Camat Lamba Leda, Vitalis Edmundus Lana, peristiwa longsor terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 15.00 WITA. Longsoran tanah menimpa rumah warga atas nama Kongradus Lasa.
Akibat kejadian tersebut, dilaporkan empat orang menjadi korban. Dua orang berhasil dievakuasi dan mendapat perawatan di Puskesmas Benteng Jawa. Namun, satu korban meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026. Hingga saat ini, dua korban lainnya masih tertimbun material longsor dan dalam proses pencarian, sehingga total korban meninggal dunia berjumlah tiga orang.
Selain menimbulkan korban jiwa, bencana ini juga memaksa warga mengungsi. Tercatat dua dusun di Desa Goreng Meni mengungsi, yakni Dusun Sosor Alo sebanyak 90 kepala keluarga dan Dusun Buru Pote sebanyak 137 kepala keluarga.













