“Terima kasih dan apresiasi karena serapan anggaran Sat Pol PP mencapai 85 persen, sedangkan yang lain kemarin masih di bawah. Ada yang baru 50-an persen dan ada juga yang lebih rendah. Ini merupakan spirit positif yang harus dibangun dalam kemitraan kerja,” ungkap Ferdinandus.
Ia menambahkan, dengan sisa waktu sekitar dua bulan hingga akhir tahun anggaran, Sat Pol PP Ende perlu mempercepat pelaksanaan kegiatan agar target penyerapan anggaran dapat mendekati 100 persen. Apalagi, pada tahun 2027 anggaran Sat Pol PP Ende direncanakan turun dari lebih dari Rp. 11 miliar menjadi sekitar Rp. 10 miliar.
Menanggapi apresiasi dan masukan tersebut, Kepala Sat Pol PP Kabupaten Ende, Ibrahim, SH menjelaskan bahwa sebagian anggaran yang belum terealisasi dialokasikan untuk pelatihan dasar anggota Sat Pol PP dan pembayaran insentif tenaga lapangan terkait kelebihan jam kerja.
Menurut Ibrahim, anggaran sekitar Rp. 150 juta disiapkan untuk pelatihan dasar anggota Sat Pol PP yang saat ini masih dalam proses pengajuan melalui tata usaha (TU). Pelatihan tersebut direncanakan berlangsung pada pertengahan November 2026.













