“Kita akan berkeliling ke semua sekolah tersebut agar bisa bertatap muka langsung dengan orang tua/wali siswa. Hal ini bertujuan agar orang tua/wali siswa bisa mendapatkan penjelasan yang detail terkait manfaat dari program beasiswa aspirasi ini,” ungkapnya.
Keterlibatan orang tua dan wali siswa dinilai penting untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan pendidikan anak. Melalui sosialisasi tersebut, pihaknya juga berharap masyarakat memperoleh informasi yang jelas sehingga tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pemanfaatan dana PIP.
Melalui program aspirasi MY Esti Wijayati, perluasan akses bantuan pendidikan di Manggarai Timur diharapkan dapat membantu mengurangi risiko putus sekolah akibat kendala ekonomi. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan pendidikan, terutama bagi anak-anak di wilayah pedesaan dan pelosok NTT, agar memiliki kesempatan belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.













