“Tentu kita tidak selalu fokus pada belanja. Kita harus lihat kondisi keuangan kita. Harus balance di hal pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Pendapatan kita tingkatkan supaya pembelanjaan bisa maksimal,” jelas Domi kepada rakyatflores.com saat mengunjungi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Ende Generasi Bergizi, Senin (1/9/2025).
Sebelumnya, rakyatflores.com melaporkan bahwa hingga Agustus 2025, realisasi APBD Kabupaten Ende baru mencapai 20,07 persen. Capaian tersebut menempatkan Ende di posisi kedua terendah secara nasional, hanya berada di atas Kabupaten Kepulauan Aru. Data ini bersumber dari Kementerian Dalam Negeri.












