Terkait dengan kehadiran uskup dari luar negeri, tambah RD Yohanes, akan ada empat uskup dari luar negeri yang akan hadir dalam misa pentahbisan tersebut.
“Yaitu Uskup Jepang, Uskup Papua New Guinea (PNG), Uskup Australia, Uskup Chile,” jelas Sekjen Keuskupan Agung Ende itu.
Administrator Diosesan Keuskupan Agung Ende sekaligus Penanggung Jawab Utama Pelaksana Perayaan Tahbisan Uskup Agung Ende, RD Yosef Daslan Moang Kabu dalam konferensi pers mengatakan bahwa, rangkaian acara tahbisan Uskup Agung Ende Terpilih, Mgr Paulus Budi Kleden dikemas dalam nuansa keberagaman budaya dan dan agama.
Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat berbagai latar belakang baik secara adat maupun agama akan ambil bagian memeriahkan rangkaian acara tahbisan Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden.
Hal yang sama ditegaskan oleh Ketua Pelaksana II perayaan tahbisan Uskup Agung Ende, RD Reigenald Piperno mengatakan, seluruh rangkaian acara tahbisan mulai dari awal hingga akhir akan menonjolkan nuansa keberagaman budaya dan toleransi agama yang menjadi ciri khas masyarakat di Flores.
Hal tersebut karena Flores sangat kaya akan budaya dan juga dengan toleransi keberagaman agama.













