Menurut warga, sejumlah janji yang tercantum dalam kesepakatan tidak pernah direalisasikan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan di sekitar lokasi tambang.
“Karena hampir semua janji dalam kontrak tidak pernah terealisasi. Jalan dibiarkan begitu saja,” ungkap seorang warga.
Advertising
Advertising
Masyarakat berharap Pemerintah Provinsi NTT segera menindaklanjuti tuntutan mereka dengan menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di Desa Sanggazozo. Warga menegaskan bahwa penutupan tambang merupakan kesepakatan bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan mata pencaharian mereka.













