“Kami akan meminta kesaksian korban, namun untuk sementara korban belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis di rumah sakit,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa, peristiwa naas itu terjadi pada Jumat 30 Agustus 2024 malam. Saat itu, sebuah speedboat Ocean Queen meledak saat tengah berlabuh di perairan Labuan Bajo.
Lokasinya di sebelah barat Pulau Flores pada titik koordinat 8°08°29’337″LS – 119°52’363″BT tepatnya di perairan Pulau Bajo, Manggarai Barat.
“Ledakan itu menyebabkan speedboat mengalami kerusakan yang cukup parah hingga mengakibatkan bangunan atas terpental dan jatuh ke bagian samping kapal yang mengakibatkan kapal miring dan tenggelam pada kedalaman 5-6 meter. Kerugian ditaksir mencapai 5 miliar rupiah,” ungkap Kasat Polairud.
Lanjutnya, Seorang anak buah kapal (ABK) di Speedboat Ocean Queen menjadi korban dalam kejadian itu. Korban mengalami luka bakar serius akibat ledakan tersebut.
“Satu orang ABK mengalami luka bakar sekitar 20 persen. Korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo untuk dilakukan tindakan medis,” ujarnya.













