Scroll untuk baca artikel
ads

Ekologi Kristen di Flores, Dari Iman ke Aksi Nyata Berstandar ISO 14001:2026

×

Ekologi Kristen di Flores, Dari Iman ke Aksi Nyata Berstandar ISO 14001:2026

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260205 WA0002
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA Lead Auditor ISO 14001: 2026.

Masyarakat Flores dapat memanfaatkan kembali kearifan lokal, seperti menggunakan tas anyaman daun lontar, membawa wadah sendiri ke pasar, mengurangi penggunaan sedotan plastik, dan memanfaatkan daun pisang sebagai pembungkus makanan.

Prinsip tersebut sesuai dengan ISO 14001 Clause 8 (Operational Planning and Control) yang mengatur pengendalian operasional untuk mengurangi timbulan limbah melalui prosedur pengelolaan sampah yang efektif.

Advertising
ads
Advertising

3. Tidak Membuang Sampah Sembarangan

Kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab iman. Lingkungan yang bersih mencerminkan penghargaan terhadap ciptaan Tuhan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.

Gereja dapat menyediakan tempat sampah organik dan anorganik, melaksanakan kerja bakti secara berkala, serta mengembangkan Program “Gereja Tanpa Sampah”. Di tingkat masyarakat, diperlukan budaya tidak membuang sampah ke sungai, membangun bank sampah desa, memilah sampah dari rumah, serta mengolah sampah organik menjadi kompos.

Baca Juga :   Seorang ABK KM Rakhmat Hidayat Jatuh di Pelabuhan Terong Adonara Flores Timur

ISO 14001 Clause 8 menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan melalui pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan limbah sehingga pencemaran lingkungan dapat dicegah secara sistematis.