Scroll untuk baca artikel
ads

Ekologi Kristen di Flores, Dari Iman ke Aksi Nyata Berstandar ISO 14001:2026

×

Ekologi Kristen di Flores, Dari Iman ke Aksi Nyata Berstandar ISO 14001:2026

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260205 WA0002
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA Lead Auditor ISO 14001: 2026.

Masyarakat perlu meninggalkan praktik penangkapan ikan dengan bom atau racun, mencegah pembakaran hutan, menjaga kawasan mangrove, membersihkan pantai secara rutin, serta melindungi kawasan konservasi seperti Kelimutu dan wilayah konservasi lainnya.

Semua tindakan tersebut merupakan implementasi Clause 8 ISO 14001, yaitu pengendalian aktivitas yang berpotensi mencemari laut, sungai, tanah, dan udara.

Advertising
ads
Advertising

6. Mengajak Anak-Anak Mencintai Alam

Pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia dini. Anak-anak yang mencintai alam akan tumbuh menjadi generasi yang menjaga bumi.

Gereja dapat mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam Sekolah Minggu, lomba menggambar, kemah OMK bertema Laudato Si’, dan katekese mengenai tanggung jawab menjaga ciptaan Tuhan.

Di keluarga, orang tua dapat mengajak anak berkebun, membersihkan pantai, mengenalkan tanaman lokal Flores, dan mengajarkan pentingnya menjaga air bersih.

Baca Juga :   "Ebony Love of NTT": Misa Inkulturasi sebagai Wujud Iman, Budaya, dan Dukungan Pembangunan Gereja Bunda Teresa

Prinsip ini selaras dengan ISO 14001 Clause 7.2 (Competence) dan Clause 7.3 (Awareness) yang menekankan pentingnya pendidikan dan peningkatan kesadaran lingkungan bagi seluruh anggota organisasi.