Scroll untuk baca artikel
ads

Janda Yang Melawan!

×

Janda Yang Melawan!

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260505 WA0000 1

Dalam situasi setengah sadar, karena lapar, depresi, dan pikir masa depan anak-anaknya, dia membayangkan “betapa beruntungnya Maria bersuamikan Yosef” yang menjaga dan melindungi, merawat dan membangun. Bukan menggusur dan mengusir. Beda dengan Yosef yang lain!

Perlawanan berjalan terus. Bahkan dalam sunyi.

Advertising
ads
Advertising

Jelas, yang dia lawan adalah kekuasaan berwajah patriarkis yang tidak peka dan peduli pada hajat hidup perempuan ini dan lima anaknya.

Di mata kekuasaan yang bengis dan menghancurkan itu, penggusuran adalah tanda kemenangan. Kemiskinan Else de Hoog dianggap sampiran yang merusak tatanan yang kesemuanya itu dibalut dengan cengkeram legalistik-formil manipulatif.

Kekuasaan yang demikian tidak memperdulikan wajah janda beranak lima ini. Mereka hanya melihat segala sesuatu dari atas puncak gunung. Semuanya membentang angka-angka, statistik, dan profit. Tidak lebih.

Baca Juga :   Suara Redaksi: Gaji Aparat Desa di Ende Enam Bulan Belum Dibayar, Siapa yang Salah?

Mesin birokrasi tidak pusing dengan isak tangis. Kekuasaan berwajah dingin sama seperti buldoser tanpa perasaan.

Melihat janda ini menangis, berjuang mempertahankan rumahnya, menegaskan satu hal: dia melawan. Kekuasaan yang tuna moral harus dilawan meskipun pada akhirnya kalah!

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.