Namun di balik kehangatan tersebut, saya juga menangkap kegelisahan masyarakat. Dalam perbincangan dengan para pedagang, mereka menyampaikan bahwa kondisi ekonomi saat ini dirasakan semakin berat. Harga komoditas menurun, daya beli masyarakat melemah, sementara harga kebutuhan pokok seperti beras justru meningkat. Mereka juga menyampaikan bahwa penggunaan dana desa saat ini dirasakan belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan utama masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang sangat penting untuk kelancaran mobilisasi dan distribusi hasil usaha.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian bersama. Diperlukan langkah nyata untuk mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan potensi lokal, optimalisasi penggunaan dana desa yang tepat sasaran, pemberdayaan koperasi dan kelompok usaha, serta pemanfaatan teknologi sederhana untuk memperluas akses pasar. Kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.












