Kehadiran rombongan disambut hangat oleh warga terdampak yang masih bertahan di tengah situasi pascagempa dan kekhawatiran akan gempa susulan.
Ketua Baguna DPD PDI Perjuangan Kabupaten Ende, M. Cicih Badeoda, mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas partai terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban bapak dan ibu semua. Kami memahami kondisi masyarakat di sini, banyak yang berprofesi sebagai nelayan dan mungkin masih merasa takut untuk kembali melaut,” ujarnya.
Ia juga menegaskan agar bantuan tersebut tidak dilihat dari besar kecilnya, melainkan sebagai bentuk kebersamaan dalam menghadapi musibah.
“Kami juga merasakan hal yang sama. Ada yang tinggal di teras, ada yang di tenda, termasuk saya sendiri karena rumah jabatan mengalami keretakan. Jadi kita semua adalah korban, dan kita harus bangkit bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Fransiskus Taso, mengingatkan pemerintah setempat untuk segera melakukan pendataan terhadap rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan.













