Menurutnya, sebagai manusia, semua pihak seharusnya mampu melihat secara jernih kondisi kerusakan yang terjadi di lapangan. Karena itu, tidak ada pilihan lain selain menutup operasional AMP milik PT NKT.
“Kalau kita sudah melihat langsung kerusakan di depan mata, baik jalan maupun lingkungan sekitar yang sudah rusak, maka tidak ada lagi ruang untuk kompromi,” tegasnya.












