Angelo yang juga anggota DPD RI menjelaskan, sejak awal berdiri, Flores United FC memiliki mimpi besar untuk dapat berlaga di Liga 2 Nasional. Hal ini didasari fakta bahwa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk dalam lima provinsi di Indonesia yang belum memiliki klub yang bermain di liga dua tersebut.
“Mimpi klub ini ke sana. Tapi karena semua harus dimulai dari bawah, maka inilah langkah awal kita. Kalian, para pemain, akan menjadi saksi sejarah panjang Flores United FC. Mimpi ini baru kita mulai,” tegasnya.
Angelo juga mengingatkan seluruh pemain agar tampil maksimal karena tahun ini ETMC diselenggarakan di rumah sendiri, yakni Kota Ende.
“Kalian bermain di kandang sendiri. Mental kalian harus bangkit. Target kita jelas lolos ke semifinal. Saya percaya dengan materi pemain dan manajemen yang solid, kita bisa mencapainya,” ujarnya penuh semangat.
Untuk menghadapi ETMC 2025, manajemen menunjuk Petrus Marius Awalat sebagai Pelatih Kepala, didampingi oleh empat asisten pelatih yakni Yohanes Baptisa Joan Geral, Maskur Kusen, Yohanes Agustinus Pati Wua, dan Fransiskus Guido Melkiades.













