Tak hanya itu, pagar minimalis bercat merah dan putih yang dipasang di pinggir tiang gapura juga dapat menambah nilai seni dari gapura tersebut.
Selain memamerkan kreativitas, hal lain yang menjadi perhatian publik adalah semangat partisipasi masyarakat selama pembuatan gapura. Nilai gotong royong dari masyarakat sangat tinggi sejak awal pembuatan gapura.
Bayangkan, gapura berukuran, tinggi 4 meter dan lebar 5,5 meter itu dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat dalam waktu 48 jam atau 2 hari, terhitung Kamis 6 Agustus 2026. Memang melibatkan masyarakat secara keseluruhan untuk membangun gapura akan meningkatkan rasa kebersamaan dan kepemilikan.
Saat hari berdiri Gapura, Minggu 9 Agustus 2026, puluhan masyarakat dipimpin Kepala Desa bergotong royong mendirikan gapura. Antusias masyarakat sungguh luar biasa.
Kata warga, gapura yang dibangun itu dirancang dengan model terbaru tahun 2026 bahkan desainnya belum pernah ditemukan di google.
“Kami buat gapura dengan model yang unik dan baru. Modelnya belum ada di google”, ungkap sejumlah warga yang merancang gapura tersebut.













