Karolus Karni Lando
Murid Ferdy Levi
RAKYATFLORES.COM | ENDE-Dengan hati yang penuh kesedihan dan rasa hormat, kami mengucapkan selamat jalan kepada Bapak Ferdy Levi, seorang guru dan maestro yang telah meninggalkan kami. Bapak Levi bukan hanya seorang pendidik di SMAK Syuradikara, tetapi juga sosok yang menciptakan jejak yang mendalam dalam kehidupan setiap muridnya dan dalam sejarah Gereja Katolik di Indonesia, khususnya di NTT.
Kehadiran di SMAK Syuradikara
Pada tahun 1980 hingga 1983, Bapak Ferdy Levi adalah guru Bahasa Inggris kami, serta pelatih koor yang penuh semangat. Beliau dikenal sebagai sosok yang tegas namun penuh kasih sayang. Banyak dari kami, termasuk istri saya, merasakan betapa beliau tidak hanya mengajarkan bahasa Inggris, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan dedikasi melalui setiap pelajaran dan koor yang dipimpinnya. Pengalaman berharga seperti berbaris di depan kelas untuk menerima “tendangan” sebagai bentuk motivasi dalam ulangan kosa kata adalah kenangan yang akan selalu kami ingat. Bapak Levi mengajarkan kami bahwa kerja keras dan dedikasi adalah kunci untuk meraih hasil yang terbaik, sebuah pelajaran yang tidak kami sadari sepenuhnya pada saat itu tetapi sangat kami hargai saat kami melangkah ke dunia nyata.













