Scroll untuk baca artikel
ads

Iman Tak Goyah di Tengah Hujan: Kesaksian Umat Larantuka di Hari Jumat Agung

×

Iman Tak Goyah di Tengah Hujan: Kesaksian Umat Larantuka di Hari Jumat Agung

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20250420 182609
Dr (C). Ir. Karolus Karni LANDO, MBA dan istri foto bersama dengan Uskup Larantuka.

Oleh Dr (C). Ir. Karolus Karni Lando MBA

RAKYATFLORES.COM | OPINI-Jumat Agung tahun ini kembali menjadi saksi betapa kokohnya iman umat Katolik di Larantuka. Langit gelap dan hujan turun sejak pagi tak menyurutkan langkah umat untuk mengikuti seluruh rangkaian prosesi. Di sepanjang jalan, dari anak-anak kecil hingga lansia, semua tetap berlutut, berdoa, dan menangis dalam keheningan penuh harap. Angin menderu, hujan mengguyur, namun tiada satu pun umat yang mundur. Semua tetap bertahan dalam doa dan cinta rela mati di kaki Tuhan Yesus karena imannya.

Advertising
ads
Advertising

Prosesi tetap berjalan khusyuk. Tuan Ma dan Tuan Ana; dua patung suci yang menjadi pusat devosi umat Larantuka tetap keluar dari gereja sebagaimana tradisi yang dijaga turun-temurun. Saat mereka sampai di pemberhentian terakhir di depan Patung Pieta, hujan masih saja turun. Namun, di sinilah iman umat justru menemukan kemurniannya yang sejati.

Baca Juga :   Memahami Perbedaan Pilihan Politik dalam Keluarga pada Pilkada

“Kami tidak meminta hari cerah, kami hanya ingin tetap setia berjalan bersama Tuhan, bahkan di bawah hujan sekalipun,” ujar seorang umat dengan mata berkaca-kaca.