Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan mental anak-anak pascagempa, sehingga mereka dapat kembali menjalani aktivitas dengan normal.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tim trauma healing yang dipimpin oleh Aiptu Yeremias Markus Lete, SH bersama Briptu Novita Ismiyati terlihat aktif memberikan pendampingan kepada anak-anak di tenda pengungsian melalui berbagai pendekatan yang menyenangkan dan edukatif.
Advertising
Advertising
Upaya ini menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, tidak hanya fokus pada pemulihan fisik, tetapi juga kesehatan mental para korban, khususnya generasi muda.













