ENDE, RAKYATFLORES.COM-Bupati Ende, Yosef Badeoda, SH, MH, akhirnya angkat bicara terkait rendahnya realisasi penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ende tahun 2025 yang menempati urutan kedua terendah se-Indonesia.
Dalam arahannya pada apel pekan lalu, Bupati Yosef menegaskan agar seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menginput paket kegiatan yang masih dijalankan secara manual.
“Saya minta kepada semua OPD, terhadap paket-paket yang dijalankan manual segera diinput,” tegas Yosef.
Ia menyoroti rendahnya penyerapan anggaran yang dinilai akibat kelalaian dari para pimpinan OPD. Yosef bahkan mengancam akan menahan gaji pimpinan OPD bila pekerjaan tersebut tidak segera dituntaskan.
“Sebelum gaji dikeluarkan, semua OPD harus segera diinput. Kalau belum input, jangan harap gaji dikeluarkan,” ujarnya.
Fokus Pemda pada Pendapatan
Wakil Bupati Ende, Dr. drg. Domi Mere, M.Kes, menambahkan bahwa saat ini Pemda Ende tengah memprioritaskan peningkatan pendapatan daerah sebelum berfokus pada belanja.













