Scroll untuk baca artikel
ads

ASN NTT: “Raksasa Tidur”, “Elang Potensial”, atau “Mesin”?

×

ASN NTT: “Raksasa Tidur”, “Elang Potensial”, atau “Mesin”?

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy M. Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20251017 121648
Agustinus Tetiro.

Oleh: Agustinus Tetiro

OPINI, RAKYATFLORES.COM-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menghidupkan mesin paling potensial yang dimilikinya: aparatur sipil negara (ASN). Akan tetapi, mereka bukan mesin, mereka manusia.

Advertising
ads
Advertising

Kalau mesin seperti mobil manual, kita menghidupkan mesin, menekan kopling, masuk ‘gigi’ satu, tandes gas, mobil jalan. Manusia tidak selalu begitu. Perintah bisa ditaati, bisa tidak. Instruksi bisa dilaksanakan, bisa tidak. Regulasi bisa dipatuhi, bisa hanya jadi pajangan. Oleh karena itu, kita butuh cara-cara yang berterima dan pada gilirannya efektif.

Beberapa hari terakhir, kita menemukan di media sosial resmi miliknya (official account), Gubernur Melki meminta ASN menjadi “pelita harapan di media sosial”. Itu artinya, ASN mesti aktif ‘berkicau’ di media sosial melaporkan apa yang sedang mereka kerjakan. Untuk apa? Agar publik luas tahu seberapa perkembangan kinerja mereka.

Baca Juga :   Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Mengungkap Kerapuhan Standar Keselamatan Pariwisata Nasional

Tidak hanya itu, masih dari media-media sosial yang sama, kita menemukan sejumlah kegiatan Gubernur Laka Lena yang berkaitan dengan ASN, seperti bertatap muka dengan para peneliti ASN dari Bapperida Pemprov NTT dan para ASN alumni kampus-kampus luar negeri. Serta, berdialog langsung dengan para ASN yang baru menyelesaikan studi doktoral dari sejumlah kampus dalam dan luar negeri. Para ASN diminta untuk turut berperan aktif dalam sisi penelitian dan membangun komunikasi berdasarkan jejaring yang mereka miliki.