Scroll untuk baca artikel
ads

Dede Padama; Mahasiswa Semester I yang Sudah Belajar Memimpin dengan Hati

×

Dede Padama; Mahasiswa Semester I yang Sudah Belajar Memimpin dengan Hati

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260810 WA0005
Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, CEO KRQA-SQC Certification Services.

Karena pemimpin yang besar tidak selalu lahir dari mereka yang sejak awal berada di panggung kekuasaan.

Kadang-kadang, ia muncul dari seorang anak muda yang masih duduk di bangku kuliah, kemudian suatu hari berdiri di hadapan orang besar, menyampaikan permohonan dengan suara yang santun, dengan mata yang berkaca-kaca, dan berkata dari dalam hati:

Advertising
ads
Advertising

“Saya datang bukan untuk diri saya. Saya datang untuk masyarakat saya.”

Dan mungkin, di situlah kekuatan Dede.
Ia masih mahasiswa semester pertama, tetapi sudah memahami satu hal yang sangat penting dalam kepemimpinan: mengetahui kapan harus berbicara, kepada siapa harus berbicara, bagaimana harus berbicara, dan untuk siapa ia harus berbicara. Itulah kepemimpinan yang dimulai dari hati.

Baca Juga :   Mengapa Kita Harus Bijak Memilih Pemimpin: Menolak Politik Uang dan Memilih Berdasarkan Kompetensi