Scroll untuk baca artikel
ads

Harmony in Unity dan Masa Depan Lagu Daerah

×

Harmony in Unity dan Masa Depan Lagu Daerah

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260729 124530
Yakobus Jhordin Smith Sawa, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA), Kupang, Bintang Radio Ende 2022, Bintang Radio Kupang 2025.

KKBM 2026 diawali dengan pembukaan resmi di Universitas Flores. Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda secara resmi membuka kegiatan melalui prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya perjalanan pengabdian mahasiswa. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa Ende bukan sekadar sebuah daerah di Pulau Flores. Ende adalah Rahim Pancasila, tempat Bung Karno menemukan inspirasi mengenai nilai-nilai kebangsaan yang kemudian menjadi dasar negara Indonesia. Karena itu, mahasiswa diajak untuk menjadikan keberagaman sebagai ruang belajar, menghormati setiap perbedaan, dan membangun komitmen berkolaborasi dengan masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun Indonesia yang inklusif dan berbudaya.

Pesan itu diperkuat oleh Sekretaris Program Studi Pendidikan Musik UNWIRA, Benediktus Moloyang menegaskan bahwa KKBM bukan sekadar agenda akademik, melainkan proses pengabdian dan pembentukan karakter. Mahasiswa tidak hanya belajar memainkan musik dengan baik, tetapi juga belajar hidup bersama masyarakat, memahami realitas sosial, mengembangkan empati, dan menjadikan seni sebagai sarana pelayanan. Pendidikan musik, dengan demikian, tidak berhenti pada penguasaan teknik, tetapi juga membentuk kepekaan kemanusiaan.
Selama berada di Kabupaten Ende, mahasiswa tinggal bersama masyarakat dan melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian. Mereka memberikan pembinaan musik di sekolah-sekolah, berinteraksi dengan komunitas seni, melaksanakan pelayanan sosial, serta membangun komunikasi budaya dengan masyarakat setempat. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa musik mampu menjadi bahasa universal yang menjembatani perbedaan usia, latar belakang sosial, maupun budaya. Di sinilah makna sesungguhnya dari pendidikan berbasis pengabdian: mahasiswa belajar dari masyarakat, dan masyarakat memperoleh manfaat dari kehadiran mahasiswa.

Baca Juga :   Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo, Mengungkap Kerapuhan Standar Keselamatan Pariwisata Nasional
Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.