Scroll untuk baca artikel
ads

Indonesia Sedang Berduka, Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

×

Indonesia Sedang Berduka, Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260205 WA0002
Dr. Ir. Karolus Karni lando, MBA, International Lead Auditor and CEO KRQA-SQC Certification Services.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat di sekitar gunung. Abu vulkanik dapat menutupi rumah, jalan, lahan pertanian, dan sumber air, serta menimbulkan gangguan kesehatan seperti iritasi mata, batuk, dan gangguan pernapasan. Aktivitas pertanian dan perkebunan juga dapat terganggu karena tanaman tertutup abu, sementara warga di zona rawan harus membatasi kegiatan atau bahkan bersiap untuk dievakuasi apabila aktivitas gunung terus meningkat.

Selain itu, erupsi dapat mengganggu transportasi, kegiatan sekolah, perdagangan, pekerjaan sehari-hari, serta perekonomian masyarakat lokal. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, menggunakan perlindungan terhadap abu vulkanik, dan mematuhi zona keselamatan serta arahan resmi dari pemerintah.

Advertising
ads
Advertising

4. Gunung Semeru, Jawa Timur, Agustus-September 2026

Baca Juga :   Keras! Ansy Lema Ungkap Kekecewaannya dengan KLHK Terkait Penurunan Status Cagar Alam Mutis

Di Jawa Timur, Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, juga terus menunjukkan aktivitas vulkanik. Semeru termasuk enam gunung api Indonesia yang tercatat mengalami erupsi pada 31 Agustus 2026. Bahkan pada 6 September, Semeru kembali dilaporkan erupsi dan mengeluarkan abu sekitar satu kilometer di atas puncaknya.