Bagi masyarakat di sekitar Lumajang dan Malang, aktivitas Semeru bukan sekadar pemandangan gunung mengeluarkan abu. Ancaman dapat berupa hujan abu, guguran material, awan panas, serta lahar yang mengikuti aliran sungai berhulu di Semeru.
Abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan, mengotori rumah dan sumber air, menutupi lahan pertanian serta mengurangi jarak pandang. Kegiatan sekolah, perdagangan, transportasi, pertanian dan pariwisata juga dapat terkena dampaknya.
Bagi petani yang menggantungkan kehidupan pada tanah di lereng gunung, kehilangan tanaman berarti kehilangan pendapatan keluarga. Bagi pelaku wisata, terganggunya akses menuju Semeru berarti berkurangnya wisatawan dan pemasukan bagi penginapan, warung, jasa transportasi serta pemandu lokal.
5. Gunung Ibu, Halmahera Barat, Maluku Utara
Di wilayah Indonesia Timur, Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, juga terus menunjukkan aktivitas erupsi dan termasuk di antara enam gunung api yang mengalami erupsi pada 31 Agustus 2026.













