Per 28 Agustus 2026, korban meninggal dilaporkan telah mencapai 111 jiwa, sementara gempa susulan telah tercatat sebanyak 8.794 kali. Angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik setiap korban terdapat keluarga, orang tua, anak, saudara, dan sahabat yang kehilangan orang yang mereka cintai.
Bencana ini memperlihatkan bahwa satu gempa besar dapat menimbulkan rangkaian dampak yang panjang: kehilangan nyawa, kehancuran rumah, terganggunya pendidikan dan pelayanan kesehatan, putusnya aktivitas ekonomi, rusaknya infrastruktur, pengungsian, trauma psikologis, hingga kebutuhan pemulihan yang dapat berlangsung bertahun-tahun.
Kepada saudara-saudara kita di Nagekeo, Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan seluruh wilayah Flores serta NTT yang terdampak, kita menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang sedalam-dalamnya. Yang mereka butuhkan bukan hanya bantuan pada saat tanggap darurat, tetapi juga kepastian hunian, pemulihan mata pencaharian, pembangunan kembali sekolah dan fasilitas kesehatan, serta pendampingan agar kehidupan mereka dapat kembali berjalan dengan layak dan aman.













