Hutan yang dibakar, bukit yang digunduli, daerah resapan yang hilang, sungai yang rusak, tambang yang tidak direhabilitasi, tata ruang yang mengabaikan risiko, pembangunan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan, serta lemahnya pengawasan dapat membuat sebuah bencana menjadi jauh lebih merusak.
Karena itu, mungkin pertanyaan yang seharusnya kita ajukan bukan:
“Mengapa alam seakan marah kepada kita?”
Melainkan:
“Sudahkah kita benar-benar hidup berdamai dengan alam, menjaganya dengan penuh tanggung jawab, serta memperlakukan sesama dengan jujur, adil, dan penuh kepedulian?”
Pesan kepada Pemerintah dan Para Pemimpin
Di tengah berbagai musibah ini, ada pelajaran yang jauh lebih besar daripada sekadar angka korban, luas kerusakan, dan nilai kerugian. Kepada siapa pun yang diberikan amanah memimpin, dari tingkat paling tinggi sampai paling bawah: Bekerjalah dengan jujur.
Jangan mengatakan keadaan baik-baik saja apabila kenyataannya tidak demikian. Jangan menyembunyikan masalah demi menjaga citra. Jangan menggunakan jabatan untuk memperkaya diri sendiri, keluarga, kelompok, atau siapa pun yang dekat dengan kekuasaan.













