Dengarkan masyarakat sebelum mengambil keputusan yang berdampak besar terhadap kehidupan mereka. Jangan sampai suatu kebijakan baru dinilai keliru setelah rakyat menjadi korban. Undang-undang seharusnya menjadi pelindung rakyat, bukan sekadar dokumen hukum.
Dengarkan Suara Rakyat
Pemimpin jangan hanya mau mendengar ketika rakyat memuji. Dengarkan pula ketika rakyat mengkritik. Jangan melihat demonstrasi, keluhan masyarakat, kritik akademisi, pemberitaan media, atau suara kelompok masyarakat sebagai gangguan semata. Di dalam kritik terkadang terdapat peringatan yang dapat mencegah kesalahan jauh lebih besar.
Kekuasaan bukanlah hak untuk selalu benar. Kekuasaan adalah amanah untuk melayani.
Seorang pemimpin yang baik bukanlah pemimpin yang dikelilingi orang-orang yang selalu mengatakan “ya”. Pemimpin yang baik justru membutuhkan orang yang berani mengatakan: “Bapak, Ibu, keputusan ini keliru. Rakyat akan dirugikan.” Dan pemimpin besar adalah pemimpin yang bersedia mendengarnya, mengevaluasi keputusannya, dan memperbaikinya.













