Scroll untuk baca artikel
ads

Indonesia Sedang Berduka, Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

×

Indonesia Sedang Berduka, Apakah Alam Sedang Mengingatkan Kita?

Sebarkan artikel ini
Reporter: Tommy Mbenu Nulangi |  Editor: Redaksi
IMG 20260205 WA0002
Dr. Ir. Karolus Karni lando, MBA, International Lead Auditor and CEO KRQA-SQC Certification Services.

Bagi kita yang beriman, ada keyakinan yang lebih dalam: Manusia mungkin dapat menyembunyikan sesuatu dari masyarakat. Manusia mungkin dapat mengelabui auditor. Manusia mungkin dapat mengatur laporan. Manusia mungkin dapat menghindari pemberitaan.

Tetapi tidak ada perilaku manusia yang tersembunyi dari Tuhan Yang Maha Esa.

Advertising
ads
Advertising

Karena itu jangan menunggu musibah untuk menjadi manusia yang lebih baik. Jangan menunggu rakyat menderita untuk mulai mendengar. Jangan menunggu tertangkap untuk berhenti korupsi. Jangan menunggu kehilangan jabatan untuk belajar rendah hati.

Musibah Jangan Dijadikan Alat Menuduh, tetapi Jadikan Cermin

Kita harus berhati-hati dalam mengatakan bahwa gempa bumi, letusan gunung, banjir, kebakaran, atau meninggalnya saudara-saudara kita merupakan hukuman Tuhan terhadap pihak tertentu.

Baca Juga :   PT Sokoria Geothermal Indonesia Dorong Anak Muda Ende Kuasai Teknologi Panas Bumi

Kita tidak memiliki dasar untuk mengetahui kehendak Tuhan sampai sejauh itu.

Korban bencana bukan pihak yang pantas disalahkan atau dianggap sedang dihukum. Sebaliknya, musibah hendaknya menjadi cermin bagi kita semua. Apakah kita sudah jujur? Apakah kita sudah menjaga lingkungan? Apakah kita sudah menolong sesama? Apakah pembangunan benar-benar diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat? Apakah hukum benar-benar berlaku sama? Apakah mereka yang diberikan kekuasaan masih ingat bahwa jabatan adalah amanah? Apakah dunia usaha sudah menjalankan tanggung jawabnya? Apakah tokoh agama sudah menjadi suara hati nurani? Apakah masyarakat sudah menjaga lingkungannya? Apakah generasi muda sedang mempersiapkan masa depan yang lebih baik?

Tag:

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.