Penghormatan Adat dan Penganugerahan Gelar Raja Timur
Salah satu momen penting dalam kunjungan Joko Widodo ke Kota Kupang adalah penganugerahan gelar adat kehormatan “Raja Timur” dalam rangkaian kegiatan kebudayaan di kawasan Lai-Lai Besi Kopan, Kota Kupang.
Gelar tersebut dianugerahkan oleh para raja dan pemangku adat dari Pulau Timor melalui prosesi adat yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan itu juga dihadiri oleh masyarakat yang mengenakan berbagai pakaian adat sebagai simbol kekayaan budaya, persatuan, dan penghormatan masyarakat Nusa Tenggara Timur.
Prosesi tersebut melibatkan para raja dan pemangku adat dari berbagai kerajaan di Pulau Timor, antara lain Kerajaan Sonbai, Kerajaan Kupang, Kerajaan Amarasi, Kerajaan Amfoang, Kerajaan Taebenu, Kerajaan Amanuban, Kerajaan Amanatun, Kerajaan Mollo, Kerajaan Belu/Nenuk/Tasifeto, Kerajaan Malaka, serta Kerajaan Insana, Beboki, dan Miomaffo.
Penganugerahan gelar “Raja Timur” kepada Jokowi harus dipahami secara tepat. Gelar tersebut bukan jabatan pemerintahan dan tidak menjadikan Jokowi sebagai penguasa politik atas Pulau Timor, NTT, atau wilayah Indonesia Timur.











